• Kodim 1502/Masohi


Karya Bhakti Wujudkan Sinergitas TNI Dengan Masyarakat

Posted by: | Posted on: February 15, 2018

Dalam rangka mengatasi kesulitan masyarakat di wilayah binaan, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Komando Resor Militer (Koramil) 1502-07/Piru Kopda Wabula bersama anggota jemaat siaputih bekerjasama melanjutkan pembangunan Gereja Pinel Siauputih, Kamis (15/02). “Demi melaksanakan kegiatan sosial dengan membangun kualitas iman dan taqwa yang baik dalam sebuah kehidupan bermasyarakat, tentunya diperlukan sarana-sarana yang menunjang tercapainya hubungan antara seorang hamba dan Tuhan.” Ujar Kopda Saman Wabula sebagai Babinsa Desa tersebut.
Sehingga Babinsa Dusun Siaputih tergerak untuk melaksanakan kegiatan kerja bhakti dengan masyarakat dalam berbagai jenis pembangunan tersebut.
Kopda Saman Wabula bertekad akan selalu siap menolong siapapun yang membutuhkan pertolongan tidak membedakan suku, agama ras dan golongan tertentu, kerja bakti ini juga menunjukan rasa kebersamaan dan semangat gotong royong antara masyarakat Ds. Siaputih dengan Babinsa.
“Upaya untuk menciptakan kemanunggalan TNI-rakyat terus kami lakukan sebagai Babinsa, diantaranya dengan, ikut membantu membangun sarana sosial dan tempat ibadah seperti ini.” Pungkas Kopda Saman Wabula.


Pendampingan Panen Padi Oleh Babinsa Koramil 1502-05/Wahai

Posted by: | Posted on: February 10, 2018

Bintara Pembina Desa (Babinsa) dari Komando Rayon Militer (Koramil) 1502-05/Wahai, Serda Agus effendi mendampingi panen padi percontohan Kelompok Tani (Poktan) Desa Marasahaua, Kecamatan Seram Utara, Kabupaten Maluku Tengah, Sabtu (10/2).
Dalam rangka mendukung program pemerintah tentang ketahanan pangan Babinsa Koramil Wahai beserta Poktan Desa Marasahaua melaksanakan evaluasi dengan menggelar rapat di lahan yang telah dipanen sebelumnya guna meningkatkan hasil panen padi pada musim panen selanjutnya.
“Panen yang baru saja kita dapat yaitu sebanyak 3,2 ton dari luas lahan satu hektar, kami berharap pada panen yang akan datang akan lebih meningkat dari yang sekarang, oleh karena itu saya mengajak para petani untuk membahas rencana pengolahan sawah yang akan datang sebelum masa tanam tiba,” ungkap Serda Agus Efendi.


Koramil 1502-07/Piru Mensosialisasikan Pendaftaran Menjadi Prajurit TNI AD

Posted by: | Posted on: February 10, 2018

Dalam rangka menumbuhkan minat menjadi Prajurit Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) , Komandan Komando Rayon Militer (Danramil) 1502-07/Piru, Kapten Inf Ato Laturake memberikan sosialisasi penerimaan dan pendaftaran calon prajurit TNI kepda Siswa-siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kristen Piru, Seram Bagian Barat, Sabtu (10/2).
Menurut Danramil Piru kegiatan tersebut adalah untuk memberikan motivasi dan gambaran bagaimana proses pendaftaran dan seleksi untuk menjadi seorang prajurit TNI serta menumbuhkan rasa kebangsaan dan cinta tanah air dengan jalan mengabdikan diri menjadi seorang prajurit. “Hal ini penting kita lakukan untuk menumbuhkan rasa cinta kepada NKRI dengan jalan menjadi seorang prajurit, banyak dari mereka yang belum paham bagaimana cara menjadi seorang Tentara, kami beri mereka pemahaman yang sejelas-jelasnya bagaimana prosenya, mulai dari mendaftar dimana, apa yang harus disiapkan, administrasinya seperti apa, persyaratan yang harus dipenuhi dan apa test apa saja yang akan mereka jalani,” Jelas Danramil.
Dirinya juga berharap dengan diadakannya sosialisasi ini akan memunculkan minat para Siswa-siswi SMK Kristen Piru terutama bagi mereka yang belum jelas akan kemana setelah menyelesaikan sekolah. Banyaknya pertanyaan yang diajukan oleh para murid tersebut, menandakan bahwa minat mereka sangat besar utuk menjadi seorang prajurit. “setelah kita putar film tentang salah satu profil satuan yang ada di Angkatan Darat baru mereka banyak bertanya, kenapa begini? Kenapa begitu? Kok bisa seperti itu? Macam-macam pertanyaan yang diajukan, ini menandakan bahwa mereka sangat antusias,” pungkas Kapten Inf Ato.


Danramil 1502-05/Wahai Haram Menyogok Untuk Jadi TNI

Posted by: | Posted on: February 9, 2018

Komandan Komando Rayon Militer (Danramil) 1502-05/Wahai, Lettu Cba La Ode Ma’ruf menghimbau kepada generasi muda yang berminat menjadi anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) agar bersikap bijak dan mengharamkan perbuatan penyogokan kepada siapa saja yang menjanjikan lulus seleksi masuk TNI. Hal tersebut disampaikannya seusai melaksanakan kerja bakti di Desa Waimusi, Kecamatan Seram Utara, Kabupaten Maluku Tengah, Jumat (09/02). Banyaknya minat para pemuda di daerah Wahai yang ingin menjadi anggota TNI, membuat Danramil Wahai mensosialisasikan cara mendaftar dan proses seleksi penerimaan menjadi anggota TNI kepada para pemuda dan orang tua seusai melaksanakan kerja bakti di desa tersebut. “Saya menghimbau kepada Bapak-bapak dan Ade-ade yang berniat untuk menjadi anggota TNI agar menjalaninya sesuai dengan prosedur yang berlaku, jangan pernah percaya kepada oknum yang menjanjikan akan menjamin lulus masuk TNI dengan imbalan apapun, haram hukumnya menyogok. Kalau Bapak ingin anaknya lulus ya harus dilatih, minta dilatih oleh Babinsa yang ada di desa. Sudah kewajiban bagi kami melatih dan membimbing putra-putri Bapak dalam mempersiapkan diri menghadapi seleksi tersebut,” Ungkap Danramil di depan warga desa. Selain mensosialisasikan penerimaan prajurit TNI, Danramil pun memberikan pemahaman tentang kepemilikan senjata api dan ancamannya jika masih menyimpannya. “Saya minta kepada seluruh warga yang masih menyimpan senjata api baik organik maupun rakitan agar menyerahkan barang tersebut kepada Babinsa karena menyimpan barang tersebut termasuk dalam tindak pidana sesuai dengan undang-undang yang berlaku di Negara kita,” Ujar Lettu Cba La Ode Ma’ruf. Sosialisasi yang diberikan oleh Danramil tersebut dilaksanakan setelah melaksanakan kerja bakti yang juga dilakukan oleh anggota Polsek Wahai dan masyarakat sebagai bentuk sinergitas antara TNI, Polri dan Masyarakat. Hal yang serupa juga dilakukan oleh anggota Babinsa lainnya dari Koramil Wahai, diantaranya Babinsa Serutim Seti, Pelda Latukau bersama masyarakat yang melaksanakan kerja bakti di Desa Tihuana Kec. Serutim Seti.


Babinsa Kodim 1502/Masohi Mulai Mencari Calon Pasien Katarak

Posted by: | Posted on: February 8, 2018

Sebagai realisasi dari sosialisasi yang diberikan oleh Perwakilan Umat Budha Indonesia (Walubi) beberapa hari yang lalu, Bintara Pembina Desa (Babinsa) dari Komando Rayon Militer (Koramil) 1502-08/Kairatu, Serda Imam Haryadi dan Babinsa Kelapa Dua, Serka Muhammad Balsar melaksanakan Komunikasi Sosial (Komsos) dan Sosialisasi tentang penyakit katarak kepada masyarakat Desa Waipirit dan Kelapa Dua, Kecamatan Kairatu, Kabupaten Maluku Tengah, Kamis (08/2). Komsos yang dilakukan oleh para Babinsa kali ini erat kaitannya dengan pencarian penyandang penyakit katarak yang rencananya akan dilakukan operasi pada bulan Maret yang bertempat di Rumah Sakit Tentara (RST) Latumeten, Kota Ambon. Sesuai dengan pengetahuan yang diterimanya, para Babinsa tersebut menyaring setiap masyarakat yang terindikasi katarak, diantaranya dengan teknik melihat huruf dan angka dari jarak yang telah ditentukan sesuai anjuran Tim dari Walubi serta teknik lain yang dapat meyakinkan bahwa masyarakat tersebut terindikasi katarak. Setelah mendapatkan calon pasien maka nantinya mereka akan diperiksa ulang oleh Dokter dari Walubi dan Kesehatan Komando Daerah Militer (Kesdam) XVI/Pattimura. “Selain kami menjalankan Komsos dengan masyarakat seperti yang sering kami lakukan, kali ini sekalian saya mencari calon pasien penyakit katarak dengan teknik yang telah diberikan oleh Dokter dari Walubi kepada kami para Babinsa pada saat Sosialisasi di Yonif 731/Kabaresi beberapa hari lalu, setelah kami mendapatkan calon pasien kami akan mendatanya dan menyerahkan ke Kodim dan menunggu sampai ada pemberitahuan lebih lanjut kapan dilakukan pemeriksaan lebih lamjut dari Walubi,” Ujar Serda Imam Haryadi.


Jajaran Babinsa Kodim Masohi Laksanakan Kegiatan Sosial

Posted by: | Posted on: February 7, 2018

Berbagai kegiatan sosial untuk membantu masyarakat ditunjukkan Bintara Pembina Desa (Babinsa) jajaran Kodim 1502/Masohi bersama masyarakat sebagai wujud kebersamaan TNI –Rakyat dalam rangka menciptakan kemanunggalan TNI-Rakyat melalui gotong royong karya bakti, Rabu (07/02) Hal tersebut ditunjukkan Babinsa Ds Teluti baru Serda La Saprudin dengan melaksanakan kerja bakti perbaikan jalan bersama masyarakat di Desa Teluti Kec. Teluti. Dalam waktu yang sama bertempat di Desa Jakarta Baru Kec. Bula Barat, Babinsa Serda Nursalam bersama-sama masyarakat Jakarta Baru melaksanakan Bakti pembuatan saluran air bersih untuk masyarakat sepanjang -+ 800 meter.
Lebih lanjut kegiatan sosial membantu masyarakat juga ditunjukan Babinsa Ds. Wailoping Serda M. Sudako bersama masyarakat melaksanakan kerja bakti meratakan pasir di Ds. Wailoping serta Babinsa Ds. Tihuana Kopda M. Ali bersama masyarakat melaksanakan penimbunan jalan berlubang akibat hujan deras yang mengakibatkan air tergenang. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan sebagai wujud kepedulian aparat tertorial untuk selalu peduli terhadap kesulitan masyarakat di sekelilingnya.


Babinsa Koramil 1502-07/Piru Menemukan Tongkang Yang Hilang

Posted by: | Posted on: February 7, 2018

Sebagai mata dan telinga serta ujung tombak Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD), Bintara Pembina Desa (Babinsa) juga berkewajiban mengetahui dan melaporkan apa yang terjadi di Desa binaannya, hal tersebut ditunjukan oleh Sertu Samaun Ely dan Serda Sirajul Munir bersama Kepala Dusun serta Kepala Pemuda Dusun Waiyoho menemukan satu tongkang dengan muatan penuh batu bara di Perairan Dusun Waiyoho, Desa Kawa, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Rabu (07/02).
Tongkang yang penuh dengan batu bara bercampur tanah dan tak berawak tersebut karam di pantai sekitar Dusun Waiyoho, Babinsa yang mendapatkan informasi tersebut segera melaporkan kepada Komandan Komando Rayon MIliter (Danramil) 1502-07/Piru, Kapten Inf Ato Laturake yang kemudian meneruskan kepada Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) 1502/Masohi, Letkol Inf Hari Sandi. Menurut Dandim tongkang tersebut diduga sebagai tongkang Winda 99 seperti yang tertera di badan tongkang tersebut.
Seperti yang dilansir oleh media online Fajar.co.id.Tarakan, tongkang tersebut memuat batu bara sebanyak 7.549,497 Metrik Ton (MT) dan hanyut sejak tanggal 22 Desember 2017. Yang berarti tongkang tersebut telah lebih satu bulan terombang ambing di lautan sebelum akhirnya terdampar di perairan SBB. Saat ini tongkang tersebut diamankan oleh Babinsa Koramil piru beserta masyarakat Dusun Waiyoho.


Walubi Mensosialisasikan Operasi Katarak di Kodim 1502/Masohi

Posted by: | Posted on: February 5, 2018

Sosialisasi dan pembekalan kepada para Bintara Pembina Desa (Babinsa) di jajaran Komando Distrik MIiliter (Kodim) 1502/Masohi oleh Tim Perwakilan Umat Budha Indonesia (Walubi) dalam rangka rencana Bakti Sosial Operasi Katarak di Wilayah Komando Daerah Meliter (Kodam) XVI/Pattimura  bertempat di Markas Kodim (Makodim) 1502/Masohi, Jalan Banda, Kelurahan Namaelo, Kecamatan Kota Masohi, Kabupaten Maluku Tengah, Senin (05/2). Sosialisasi tersebut bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada para Babinsa tanda-tanda apa saja pada seseorang yang memiliki penyakit katarak untuk memudahkan pendataan dan penyaringan calon pasien pada saat pelaksanaan operasi pada bulan Maret mendatang. Materi yang diberikan adalah penyebab katarak, gejala-gejala katarak, pencegahan katarak, pengobatan buta katarak, syarat-syarat katarak dapat dioperasi,  pterygium, perbedaan katarak dengan pterygium, glaucoma dan pemeriksaan virus/Ketajaman Penglihatan.Dalam sambutan Komandan Kodim (Dandim) 1502/Masohi, Letkol Inf Hari Sandhi Chrishandoko S. Sos pada saat pembukaan acara, menyatakan ungkapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada tim Walubi dan Dandim beserta jajarannya mendukung kegiatan tersebut, karena menurutnya kegiatan tersebut  dilaksanakan dari rakyat oleh rakyat untuk rakyat. Melalui Babinsanya rencana kegiatan tersebut akan disosialisasikan juga di masing-masing desa binaannya karena Babinsa adalah ujung tombak yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, maka mereka akan siap menjalankan tugas mulia tersebut. “Saya mengucapkan terima kasih dan penghormatan yang setinggi-tingginya kepada Tim Walubi dan Kami akan mendukung penuh pelaksanaannya, Babinsa kami akan siap mendukung dan membantu untuk pendataan di masing-masing desa binaan,” Ujar Dandim. Dirinya juga mengatak bahwa kegitan tersebut bentuk dari Senirgitas antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dengan Rakyat, “Bersama Rakyat TNI Kuat,” Pungkasnya. Sedangkan sambutan yang diberikan oleh Ketua Tim Walubi, Ny. Emily menyatakn bahwa mereka telah bergerak dalam bidang katarak sejak tahun 2011. “ Seluruh manusia berhak mendapatkan penglihatan karena katarakdapat disembuhkan dengan cara operasi dan kami akan lakukan paling lama 10 menit dan paling cepat tujuh menit,” Ungkapnya. Dalam acara sosialisasi tersebut Ny. Emily akan memberikan beberapa pengetahuan terkait katarak dan membantu untuk mendeteksinya. Hadir pula dalam acara sosialisasi tersebut  Pabandya Bakti Kodam XVI/Pattimura, Letkol Inf Fetmizaldi,  Kepala Staf Kodim (Kasdim) 1502/Masohi, Mayor Inf Adi Eka, Para Perwira Stafdim 1502/Masohi, Danramil 1502-11/Waipia Lettu Inf Topamahu, Kadis Kesehatan Kab. Malteng, dr. Jeni beserta staf dan

Kadis Kesehatan Kab. SBT, dr. M. Abas R beserta staf.


Babinsa Koramil 1502-07/Piru Bantu Membangun Jembatan.

Posted by: | Posted on: February 5, 2018

Salah satu kemanunggalan rakyat dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) adalah Gotong royong, sebagaimana yang dilakukan oleh Koptu A. Kakisina, seorang Bintara Pembina Desa (Babinsa) dari Komando Rayon Militer (Koramil) 1502-07/Piru dalam membuat jembatan darurat di Desa Ariate, Kecamatan Huamual, Kabupaten Maluku Tengah, Senin (05/02). Jembatan Darurat yang menghubungkan Desa Ariate dengan desa-desa yang berada di Kecamatan Huamual adalah salah satu akses untuk melaksanakan aktifitas sehari-hari masyarakat setempat. Keadaan jembatan darurat yang sudah lapuk dan mengundang resiko terjadinya kecelakaan karena jembatan roboh merupakan salah satu alasan jembatan tersebut harus cepat diperbaiki.
Dengan peran serta Babinsa desa tersebut maka hal tersebut dapat dikerjakan bersama-sama dengan masyarakat setempat, “Jembatan ini merupakan akses bagi masyarakat dalam melakukan aktifitas, anak-anak Desa Ariate yang akan bersekolah ke Huamual ya melewati jembatan ini, jika jembatan ini tidak segera diperbaiki, saya khawatir akan rubuh dan anak-anak akan terhalang untuk menuntut ilmu dan jembatan ini pula yang menjadikan masyarakat dapat melakukan aktifitas dagang atau berladang,” Ujar Koptu A. Kakisina.
Kakisina juga menambahkan, bahwa tugas Babinsa adalah membantu masyarakat yang dalam kesusahan, dirinya mengajak masyarakat desa untuk memperbaiki jembatan tersebut, selain sebagai rasa peduli adalah karena dengan kemanunggalan TNI dan Rakyat akan tumbuh. “Kemanunggalan TNI dan Rakyat ya salah satunya ini, bekerjasama memecahkan masalah dan bergotong royong,” Pungkas Babinsa tersebut.


Babinsa Amahai Bantu Perbaiki Rumah Adat Peirisa

Posted by: | Posted on: February 3, 2018

Salah satu bentuk pengabdian seorang Bintara Pembina Desa (Babinsa) adalah membantu masyarakat. Hal tersebut wajib diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, salah satunya adalah Serda Nurdin Saramat seorang Babinsa Komando Rayon Militer (Koramil) 1502-02/Amahai yang turut membantu dalam pemasangan atap rumah adat Peirisa di Dusun Rohua, Desa Sepa, Kecamatan Amahai, Kabupaten Maluku Tengah, Sabtu (03/2).
Apa yang dilakukan oleh Serda Nurdin Saramat merupakan aplikasi dari salah satu butir 8 Wajib TNI, yaitu Menjadi Contoh Dan Mempelopori Usaha-Usaha Untuk Mengatasi Kesulitan Rakyat Sekelilingnya. Butir tersebutlah yang menjadi pedoman Serda Nurdin sebagai seorang Prajurit TNI dalam membantu masyarakat yang sedang bergotong royong memperbaiki atap rumah adat tersebut.
Rumah adat peirisa merupakan salah satu dari lima rumah adat yang ada di Dusun Rohua yang masing-masing rumah adat tersebut memiliki fungsi dan makna yang berbeda sesuai dengan pemahaman yang diterima dari para leluhur mereka. Sampai saat sekarang rumah adat tersebut masih dipertahankan, salah satunya adalah rumah adat yang tengah diperbaiki oleh warga. “Rumah adat inikan sudah tua jadi mereka perlu untuk memperbaikinya dengan cara diganti atap gaba-gaba, karena Dusun ini adalah salah satu wilayah binaan saya jadi sudah sepatutnya saya sebagai Babinsa membantu mereka,” Ujar Serda Nurdin Saramat.